Musim dingin: gembala robot sampai pameran bunga

Musim dingin: gembala robot sampai pameran bunga

Musim dingin: gembala robot sampai pameran bunga

Sharing is caring!

Brrr… Saat bangun pagi, terasa cukup dingin membuat agak malas untuk bangun. Waktu subuh kali ini adalah pukul 05.00 yang artinya kami juga harus bangun. Pelan-pelan, membasuh muka dengan air membuat badan terasa lebih segar. Sejenak menghidupkan heater listrik saat sajadh digelar.

Hari ini adalah hari minggu 04-11-2018, yang tentu adalah hari libur bagi kami semua. Berencana ini itu ingin keluar dan berkeliling dengan sepeda, baru terlaksana pukul 11.00 an. Kami mulai mengayuh sepeda yang dibagian depan dan belakang ada goncengan anak ini menuju arah kenkyugakuen. Kali ini, kami menyusuri kawasan persawahan di belakang asrama kami.

Sempat mampir ke 7 eleven karena ingin beli minum teh pahit hangat untuk bekal kami siang ini. Tapi, karena perut  masih terasa lapar maka kami menuju genki sushi. Sushi ini memang tak ada label halalnya, tapi beberapa konten makanan bisa dimakan oleh muslim alias muslim friendly, tapi teman-teman perlu cek terlebih dahulu menu apa saja yang boleh dimakan.

Karena lapar, kami memesan beberapa makanan untuk sekedar mengisi perut kami. Setelah perut berhenti berbunyi karena lapar, kamipun melanjutkan perjalanan kami ke lapangan dibelakang stasiun. Sampai disana kami mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat dzuhur. Tanpa pikir panjang, kami bentangkan saja alas untuk solat dan kamipun solat di sebuah saung yang ada dipinggir taman.

Tampak juga, beberapa mahasiswa universitas yang sedang menggembala robot. Kenapa saya sebut menggembala, sepertinya mereka sedang melatih algoritma cerdas yang mereka tanam di robot mereka. Ibarat mengajari anak kecil berenang, robot mengambil data untuk dijadikan basis data bagi si robot. Ini biasanya diperlukan untuk pembelajaran selanjutnya bagi algoritma yang ditanam.

Setelah selesai, kamipun pindah ke IAAS yang merupakan mall terbesar di kawasan kenkyugakuen. Mall ini terdapat banyak outlet seperti kasumi, daiso, toyrus, kitamura, motherway, uniqlo, ABC mart dan masih banyak lagi. Lantai 3 juga menyediakan food court yang menyediakan aneka makanan. Hari ini terlihat begitu ramai.

Salah satu yang menyita perhatian saya adalah adanya pameran bunga. Selain pameran juga tampak ada pelatihan merangkai bunga. Bunga-bunga tampak warna-warni diatur sedemikian rupa untuk menghiasi ruangan. Saya takjub dengan orang Jepang yang sangat sabar merawat dan merangkai bunga untuk dekorasi rumah. Tentu bukan bunga buatan tapi bunga segar yang menambah asri ruangan.

Karena waktu sudah sore dan hujan akan turun, kamipun pulang kembali ke Asrama dengan menyusuri jalanan membelah kampus. Baju kamipun basah kuyup karena diterpa hujan yang tidak terlalu besar. Hari ini istimewa karena bisa bersama dengan istri dan anak untuk berkeliling dan berbagi kebahagiaan. Semoga besok teman-teman bisa kembali bekerja dengan semangat. Meraih cita-cita yang masih belum tercapai, selamat dan sukses.

Menunggu makanan

Salam,
Supriyanto
Dosen Teknik Mesin dan Biosistem IPB

supriyanto

Leave a Reply

shares