Rehat sejenak di Miyajima, Hiroshima

Rehat sejenak di Miyajima, Hiroshima

Rehat sejenak di Miyajima, Hiroshima

Sharing is caring!

Hiroshima ternyata selain ada cerita jatuhnya bomb, menyimpan banyak tempat-tempat menarik bagi turis. Pemandangan yang disajikan khas Jepang yaitu menggabungkan antara laut, daratan dan pegunungan menjadi satu lanskap khas. Kalau kita lihat di berbagai lukisan kuno di Jepang tampak akan sama. Namun ada satu hal yang menarik, pada masanya SHRINE menjadi pusat dari sebuah kota, baru diikuti dengan perumahan, shopping center dan agak jauh dari sana lahan pertanian dan kehutanan. Selain itu, pantai dan sungai menjadi jalur transportasi yang juga sangat penting.

Okonomiyaki adalah makanan yang paling terkenal di Hiroshima. Anda bisa mencobanya dan merasakan sensasi makanan ini. Penyajiannya juga cukup unik, namun hanya ada satu shop halal yang ada di seputaran Hiroshima station.

Hari ini, walaupung singkat kami dapat mengunjungi Miyajima. Miyajima adalah sebuah tempat yang sangat terkenal di sini. Terdapat sebuah SHRINE yang cukup terkenal dan banyak di kunjungi oleh turis. Tempat ini memang sangatlah menarik (amazement) dengan long lasting impression.

Untuk sampai kesana dari stasiun Hiroshima anda bisa naik JR atau naik trem. Turun di stasiun Miyaguchi dan naik kapal feri. Kapal feri ini juga cukup unik karena mobilpun bisa masuk ke kapal ini. Hari ini kami beruntung tidak terlalu padat pengunjung, walaupun waktu yang kami miliki sangat singkat disela-sela kegiatan kemi disini.

Setelah masuk Miyajima, anda akan sampai di dermaga dan berjalan ke arah kanan akan bertemu dengan ITSUKUSHIMA SHRINE. Nah, disini terdapat sebuat floating torii gate yang berdiri di depan shrine ini. Gate ini seolah menyambut para pengunjung yang datang dari arah laut dan memberikan cita rasa tersendiri. Kalau dilihat dari arah sebaliknya, kita akan menikmati pemandangan arah sebaliknya. Lautan dan daratan yang menyatu menjadi satu kesatuan lanskap yang indah.

Saya merasakan suasana yang sangat damai disini. Mungkin hal ini juga yang menjadi salah satu alasan kenapa SHRINE ini dibangun disini pada masa lampau.

Seputaran shrine ini terdapat warung-warung dan rumah makan yang menyediakan oleh-oleh. Semua ditata rapi seperti warung kelontong kebanyakan di Jepang. Yang menarik adalah, gabungan antara sentuhan moderen dengan tetap mempertahankan tradisi. Daya tariknya menjadi semakin kuat.

supriyanto

Leave a Reply

shares