Angka kredit dosen dihitung dengan menggabungkan antara point pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Berkaitan dengan pengajaran tentu ada konversi tersendiri dan pengabdian juga demikian. Namun, akhir-akhir ini yang ramai adalah mengenai penelitian. Apa saja yang bisa masuk sebagai point pengajaran.

Tabel 1 memetakan jurnal dan point angka kredit maksimal yang bisa diperoleh. Namun, perlu difahami bahwa penulis utama akan mendapatkan 60% dari total point, sementara penulis kedua dan seterusnya akan mendapatkan 40% dibagi rata.

Tabel 1. Skor untuk karya ilmiah 

Jenis Jurnal  Akreditasi  Angka Kredit  Kepatutan/ semester Index SJR/IF
Nasional Tidak 10 2 no
Terindeks DOAJ 15 DOAJ no
Terakreditasi 25 1 no
Internasional Bereputasi 40 Terindeks oleh pemeringkat internasional yang diakui oleh Kementerian

Contoh:

  • Web of Science dan/atau Scopus) serta mempunyai faktor dampak (impact factor) lebih besar dari 0 (nol) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters)
  • atau mempunyai faktor dampak (SJR) dari SCImago Journal and Country Rank paling rendah Q3 (quartile tiga).
  • Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi A dari Kementerian yang diterbitkan dalam salah satu bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indikator green tick (centang dalam lingkaran hijau) disetarakan/diakui sebagai jurnal internasional bereputasi.
yes
Internasional 30 Scopus, WoS

  • Terindeks oleh pemeringkat internasional (contoh SJR) atau basis data internasional yang ternama, contoh Index Copernicus International (ICI).
  • Jurnal yang mempunyai factor dampak (impact factor) 0 (nol) atau not available dari ISI Web of Science (Thomson Reuters)
  • atau jurnal terindeks di SCImago Journal and Country Rank dengan Q4 (quartile empat) atau
  • terindeks di Microsoft Academic Search digolongkan sebagai jurnal internasional.
no
Internasional 20 DOAJ, CABI, Copernicus, EBSCO
Seminar Internasional 15 1
Nasional tanpa prosiding

Untuk lebih detail sebaiknya anda baca penduan angka kredit yang diterbitkan oleh ristekdikti http://pak.ristekdikti.go.id/. Anda harus sering-sering melihat prosedur yang ada di laman tersebut. Terkadang ada perubahan yang mendasar tanpa kita ketahui terlebih dahulu.

Salam,
Supriyanto